Just another WordPress.com site

Archive for March, 2011

Apa itu Design Thinking?

Guest lecture Adi Panuntun kemarin sharing tentang apa itu Design Thinking?

Istilah ini ternyata memiliki arti dalam hubungannya dengan menggunakan kreativitas kita sehingga kita bisa memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu. Dalam setiap individu kita memiliki kreativitas dalam diri masing-masing, jadi kita tidak perlu takut untuk mengutarakan apa yang kita pikirkan, pendapat, ide, masukan, opini, kreasi, dan lainnya. Tidak perlu berpikir macam-macam, jangan takut salah, karena itu bisa membatasi ruang lingkup kreativitas kita.

Dalam menggunakan Design Thinking kita harus memiliki kreativitas yang tinggi dimana kreatifitas adalah “ability to create ”. Untuk itu kita tidak boleh takut dalam mengeluarkan pendapat. Jika kita pelajari apakah yang menjadi penyebab seseorang takut mengekspresikan ide, maka akan di dapat beberapa jawaban diantaranya adalah takut salah, takut berbeda pendapat dengan jawaban orang lain, takut jawabannya di bajak oleh orang lain, merasa idenya jelek, dan lain-lain.

Adi Panuntun memberikan contoh pada sejarah dari Teh Botol Sosro.


Desighn thinking merupakan suatu pemikiran yang telah dipakai oleh banyak orang yang telah sukses. Mereka berusaha melawan asumi dari pemikiran yang dibuat oleh mereka sendiri. Misalnya contoh pendiri Teh Botol Sosro sekitar 40 tahun yang lalu Pak Sosrodjojo berpikir bagaimana jika membuat Teh dalam botol lalu dijualnya. Pada saat itu banyak orang menertawakan idenya. Tetapi berdasarkan keyakinannya dan Pak Sosrodjojo telah berhasil mengalahkan asumsi-asumsi yang ada di pikirannya dan lingkungannya, maka ternyata saat ini Teh Botol Sosro sangat digemari oleh banyak kalangan di Indonesia

Hal ini di contek oleh Pak Tirto Utomo, yang dulu menjabat sebagai level atas manejemen di Pertamina. Tetapi ia keluar dari Pertamina dan membuat sebuah bisnis. Pak Tirto Utomo lebih muah lagi jika dibandingkan dengan Pak Sosrodjojo yaitu dengan hanya memasukan air putih kedalam botol dan lalu dijualnya. Lagi-lagi pada pertamanya banyak orang menertawakan dan membuat asumsi-asumsi, akan tetapi orang yang sekarang ini sangat sukses, dulunya berusaha melawan asumsi-asumsi yang telah ada yang dapat mengendurkan semangat kerja dan kreatifitas mereka. Mereka tidak peduli dengan gengsinya, dan apa kata orang di sekitarnya. Mereka percaya dengan kreatifitas dan analisisnya sendiri. Orang-orang sukses  juga menggunakan Design Thinking dalam melihat berbagai case dengan multiple perception yaitu dilihat dari berbagai sudut pandang dan dapat breaking  rule, dan assumption.

Bagaimana menghubungkan kedua hal ini?

Design Thinking mengajarkan untuk mengetahui konsepnya bukan hanya dari apa yang terlihat. Jadi kita harus menggunakan multiple perception yaitu melihat suatu benda dari berbagai sudut pandang. Sebagai contoh adalah hubungan antara  Board markers dengan sebuah Apple.

Dengan Design Thinking kita dapat menghubungkan kedua hal ini dengan cara memberi nama suatu produk pada board marker dengan sebuah Apple. Hal ini bisa kita lihat contoh pada laptop Apple, atau sebuah handphone Blackberry dimana mereka menggunakan sebuah nama buah dijadikan merk produk mereka. Tentu saja brand image ini dengan menggunakan Design Thinking dapat kita aplikasikan terhadap barang lain dan buah lainnya. Melihat hal ini pemikiran dari Design Thinking sangat berguna bagi kita dalam membuat suatu kreativitas dalam menciptakan sesuatu.

Sekian blog saya dan terima kasih kepada Adi Panuntun yang telah memberikan Guest Lecture yang singkat tapi bermanfaat.

Nama : Bayu Amengku P.

Nim    : 19005105

GOOGLE !

Hai teman-teman !

Dalam mengikuti Ujian Tengah Semester pada mata kuliah Kreatif dan Inovasi, saya akan mencoba untuk membuat tulisan ini. Selamat membaca !

Kemarin saya pernah posting blog tentang salah satu Inovasi yang terbaik di dunia dan paling berguna di kehidupan ini adalah GOOGLE. Dikarenakan GOOGLE adalah salah satu Inovasi yang dipakai hampir seluruh manusia di bumi ini, dan keberadaannya sangat berguna bagi mereka.

Salah satu search engine terbaik di dunia ini dibentuk sekitar pada tahun 1998 berawal dari 2 orang Larry Page dan Sergey Brin yang sekarang menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia yang mampu bersaing dengan perusahaan besar lainnya.

TEKNOLOGI INOVASI GOOGLE

GOOGLE memiliki salah satu search engine yang sempurna, anda tinggal ketik keyword maka akan keluar semua yang anda cari dengan tepat dan hanya dalam waktu beberapa detik saja. Ini adalah salah satu teknologi inovasi tercanggih dari GOOGLE dan mungkin salah satu inovasi tercanggih yang ada di dunia.

Kini anda tidak harus membuang uang dan waktu anda untuk melakukan kegiatan pencarian yang melelahkan dan berulang-ulang hanya untuk mendapatkan suatu informasi.

Dan hebatnya semua informasi tersebut adalah informasi yang saya dapatkan secara otomatis, tanpa perlu melakukan pencarian yg membutuhkan biaya sama sekali.

Bayangkan apa yang anda dapat lakukan dengan kekuatan seperti itu?

Berapa banyak waktu tambahan yang anda bisa gunakan untuk mengerjakan pekerjaan yang lebih penting di bisnis anda?

gunakan perfect search engine dari GOOGLE.

PROSES INOVASI GOOGLE

Proses Inovasi yang ada di GOOGLE yang membuat GOOGLE menjadi salah satu search engine yang sempurna adalah kecepatannya yang memiliki rata-rata respons hanya dalam beberapa detik saja. GOOGLE mengerti jika para pengguna dari search engine sangat membutuhkan kecepatan dalam pencarian informasi. GOOGLE selalu membuat para pengguna selalu puas akan dalam kecepatannya dalam mencari informasi dan data yang mereka butuhkan. Selain itu proses inovasi dari GOOGLE ada ketepatannya dalam keyword yang dibutuhkan oleh para pengguna untuk informasi dan data yang mereka butuhkan. Ketepatan sangat dibutuhkan dalam mencari informasi, sehingga para pengguna tidak perlu berlama-lama untuk mencari informasi yang mereka butuhkan. Hanya dengan keyword yang mereka ketik, maka informasi yang mereka butuhkan akan segera mereka dapatkan. GOOGLE selalu meng-update sumber-sumber yang selalu menjadi tujuan dari para pengguna, agar para pengguna dapat tepat dan mendapatkan informasi terbaru yang mereka butuhkan.

PRODUK INOVASI GOOGLE

Banyak dari produk inovasi GOOGLE yang ada dan dapat kita gunakan secara gratis :

GOOGLE MAIL,GOOGLE EARTH, GOOGLE MAPS, GOOGLE CHROME, GOOGLE TALK, GOOGLE TRANSLATE, GOOGLE DOCS, GOOGLE ANALYTICS, GOOGLE FINANCE, GOOGLE ALERTS, GOOGLE BLOG SEARCH, GOOGLE BOOKMARKS, GOOGLE CALENDAR, GOOGLE CUSTOM SEARCH, GOOGLE DESKTOP, GOOGLE FRIEND CONNECT, GOOGLE IMAGES, GOOGLE NEWS, GOOGLE READER, GOOGLE TOOLBAR, GOOGLE TRENDS, iGOOGLE, GOOGLE GROUPS, GOOGLE ADSENSE, GOOGLE ADWORDS, dll.

BISNIS MODEL INOVASI GOOGLE

Beberapa bisnis model inovasi yang terdapat di GOOGLE :

Be a PLATFORM; Not Only Product

Google bukanlah sekedar produk; tapi ”platform”. Seperti halnya Facebook, eBay, atau Foursquare, Google menawarkan platform yang memungkinkan konsumen membangun produk, bisnis, komunitas, dan network. Jika Anda menawarkan platform, maka Anda tidak berbisnis sendirian, tapi ditopang oleh para konsumen Anda melalui hubungan bisnis win-win yang saling menguatkan. Semakin si konsumen berkembang bisnisnya, maka semakin berkembang pula bisnis pemilik platform. Google punya banyak platform: Blogger untuk penerbitan konten, Google Docs untuk office collaboration; YouTube untuk video sharing; Picasa untuk photo sharing; Google Group untuk komunitas, atau Google AdSense untuk berbisnis via online ads.

It’s NOT Destination… It’s a MEAN

Banyak perusahaan berpikir bahwa konsumen harus datang ke website mereka. Kalau mereka datang, maka traffic website tersebut akan tinggi, dan dari situ pemasang iklan akan mau membayar mahal untuk iklan-iklan yang dipajang di situ. Google berpikir sebaliknya. Ia menjadikan home page-nya bukan sebagai “tujuan akhir”, tapi “alat” yang akan membawa Anda ke tempat yang Anda inginkan. Alih-alih minta didatangi, Google justru “menyambangi” konsumennya. Akibatnya, jutaan jalan bisa Anda tempuh untuk mengakses Google. “Google democratize its channels”. Search box-nya Google bisa Anda pakai dan hadir di situs manapun di internet. Anda juga bisa menggunakan Google AdSense atau YouTube di blog dan website Anda. Ketika Anda begitu gampang diakses, bisa dipastikan jutaan peluang akan menghampiri Anda. Ini pelajaran penting dari Google!!!

DEMOCRATIZE Resources; Don’t Control!!!

Google sejauh mungkin menyerahkan ke pihak lain untuk kemudian diajak berkolaborasi. Ambil contoh Google AdSense. AdSense merupakan platform untuk “mendistribusikan” bisnis iklan Google ke para pemilik blog atau website di manapun di internet. Jadi Google tidak rakus memakan bisnis iklannya sendiri, tapi mengajak “distributor’-nya yaitu para pemiliki blog dan website untuk berkolaborasi menciptakan dan membagun bisnis secara bersama-sama. Tak heran jika pemilik blog dan website tersebut kemudian menjadi evangelist fanatik bagi Google.

Never STOP Improving… Involve Customers

Hampir semua produk yang dibikin Google meluncur dengan label “Beta”. Versi Beta berarti produk tersebut masih dalam proses testing dan eksperimen; masih dalam proses perbaikan; atau masih dalam proses penyempurnaan. Cara seperti ini bertentangan dengan conventional wisdom yang berlaku sebelumnya, bahwa produk harus sempurna begitu meluncur di pasar. Inilah cara Google untuk mengatakan kepada konsumennya: “Kami memang masih jauh dari sempurna; marilah kita sempurnakan bersama-sama.” Itulah cara Google untuk melibatkan konsumen menyempurnakan produk. Harus diingat, konsumen lah yang paling tahu apa kebutuhannya; karena itu konsumen lah yang paling layak menyempurnakan produk yang dibutuhkannya.

Don’t Be Evil”

“Don’t be evil” adalah motto yang diungkapkan oleh Paul Buchheit dan Amit Patel pencipta Gmail. Melalui motto yang sangat spiritual tersebut mereka ingin mengatakan bahwa ketika informasi konsumen sudah ada di Google maka data itu bisa dieksploitasi dan rekayasa sedemikian rupa untuk kepentingan apapun, termasuk untuk kepentingan yang jahat. Karena itu, motto tersebut menjadi semacam “pagar-pagar etika” bagi setiap Googlers agar tidak berperilaku dan berbisnis jahat. Poin ke-6 dari corporate philosophy mengatakan: “You can make money without doing evil”. Sehebat apapun strategi dan model bisnis Anda; semua itu tak ada artinya tanpa adanya landasan moral dan etik yang kokoh.

CONCLUSION

Jadi conclusion yang dapat kita ambil adalah perusahaan GOOGLE terbentuk dari suatu ide dan akhirnya dikembangkan menjadi salah satu inovasi terbaik yang pernah ada di dunia. Manfaat dan pengaruh GOOGLE sangat besar diberikan kepada para pengguna, tidak hanya dalam segi ekonomi, tetapi dalam segi waktu dan ketepatan juga dapat GOOGLE berikan. Tidak perlu menjadi evil untuk melakukan suatu bisnis, akan tetapi kita dapat menjadi jembatan buat mereka untuk menciptakan bisnis.

Saat ini GOOGLE menjadi suatu “kata kerja” yang ada di kehidupan sehari-hari. Buat teman-teman lainnya saya hanya ingin mengajak jika kita pun bisa belajar dari kesuksesan GOOGLE dan menjadi sukses suatu saat, Why not ?

Terima kasih !

Nama       :  Bayu Amengku Praja

Nim          :  19005105

Tag Cloud