Just another WordPress.com site

Apa itu Design Thinking?

Guest lecture Adi Panuntun kemarin sharing tentang apa itu Design Thinking?

Istilah ini ternyata memiliki arti dalam hubungannya dengan menggunakan kreativitas kita sehingga kita bisa memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu. Dalam setiap individu kita memiliki kreativitas dalam diri masing-masing, jadi kita tidak perlu takut untuk mengutarakan apa yang kita pikirkan, pendapat, ide, masukan, opini, kreasi, dan lainnya. Tidak perlu berpikir macam-macam, jangan takut salah, karena itu bisa membatasi ruang lingkup kreativitas kita.

Dalam menggunakan Design Thinking kita harus memiliki kreativitas yang tinggi dimana kreatifitas adalah “ability to create ”. Untuk itu kita tidak boleh takut dalam mengeluarkan pendapat. Jika kita pelajari apakah yang menjadi penyebab seseorang takut mengekspresikan ide, maka akan di dapat beberapa jawaban diantaranya adalah takut salah, takut berbeda pendapat dengan jawaban orang lain, takut jawabannya di bajak oleh orang lain, merasa idenya jelek, dan lain-lain.

Adi Panuntun memberikan contoh pada sejarah dari Teh Botol Sosro.


Desighn thinking merupakan suatu pemikiran yang telah dipakai oleh banyak orang yang telah sukses. Mereka berusaha melawan asumi dari pemikiran yang dibuat oleh mereka sendiri. Misalnya contoh pendiri Teh Botol Sosro sekitar 40 tahun yang lalu Pak Sosrodjojo berpikir bagaimana jika membuat Teh dalam botol lalu dijualnya. Pada saat itu banyak orang menertawakan idenya. Tetapi berdasarkan keyakinannya dan Pak Sosrodjojo telah berhasil mengalahkan asumsi-asumsi yang ada di pikirannya dan lingkungannya, maka ternyata saat ini Teh Botol Sosro sangat digemari oleh banyak kalangan di Indonesia

Hal ini di contek oleh Pak Tirto Utomo, yang dulu menjabat sebagai level atas manejemen di Pertamina. Tetapi ia keluar dari Pertamina dan membuat sebuah bisnis. Pak Tirto Utomo lebih muah lagi jika dibandingkan dengan Pak Sosrodjojo yaitu dengan hanya memasukan air putih kedalam botol dan lalu dijualnya. Lagi-lagi pada pertamanya banyak orang menertawakan dan membuat asumsi-asumsi, akan tetapi orang yang sekarang ini sangat sukses, dulunya berusaha melawan asumsi-asumsi yang telah ada yang dapat mengendurkan semangat kerja dan kreatifitas mereka. Mereka tidak peduli dengan gengsinya, dan apa kata orang di sekitarnya. Mereka percaya dengan kreatifitas dan analisisnya sendiri. Orang-orang sukses  juga menggunakan Design Thinking dalam melihat berbagai case dengan multiple perception yaitu dilihat dari berbagai sudut pandang dan dapat breaking  rule, dan assumption.

Bagaimana menghubungkan kedua hal ini?

Design Thinking mengajarkan untuk mengetahui konsepnya bukan hanya dari apa yang terlihat. Jadi kita harus menggunakan multiple perception yaitu melihat suatu benda dari berbagai sudut pandang. Sebagai contoh adalah hubungan antara  Board markers dengan sebuah Apple.

Dengan Design Thinking kita dapat menghubungkan kedua hal ini dengan cara memberi nama suatu produk pada board marker dengan sebuah Apple. Hal ini bisa kita lihat contoh pada laptop Apple, atau sebuah handphone Blackberry dimana mereka menggunakan sebuah nama buah dijadikan merk produk mereka. Tentu saja brand image ini dengan menggunakan Design Thinking dapat kita aplikasikan terhadap barang lain dan buah lainnya. Melihat hal ini pemikiran dari Design Thinking sangat berguna bagi kita dalam membuat suatu kreativitas dalam menciptakan sesuatu.

Sekian blog saya dan terima kasih kepada Adi Panuntun yang telah memberikan Guest Lecture yang singkat tapi bermanfaat.

Nama : Bayu Amengku P.

Nim    : 19005105

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: