Just another WordPress.com site

Bisnis Model !

Halo lagi !

Memulai suatu bisnis itu tidaklah mudah, terutama di jaman sekarang dimana kompetitor bisnis kita bertebaran dimana mana. Kita memerlukan sebuah perbedaan atau inovasi dibandingkan dengan kompetitor kita yang lain, sehingga menjadikan kita lebih disukai oleh pelanggan. Karena itulah muncul sebuah metode untuk menganalisa dalam pembuatan bisnis kita yang biasa disebut Business Modeling.  Setelah anda memutuskan untuk berbisnis, mempunyai goal, dan mempunyai produk untuk dijual. Kini saatnya membuat model bisnis anda.

Pertanyaan yang perlu diperhatikan adalah:
1. Tentukan customer anda dan Kebutuhan yang diinginkan
2. Ciptakan mekanisme penjualan yang memastikan pendapatan lebih besar
dari biaya yang dikeluarkan

Tips membuat model bisnis:
1. Produk harus spesifik / unik.
Semakin spesifik kita menggambarkan konsumen, semakin baik hasilnya. Jangan takut untuk meniru produk orang lain yang memang belum dipasarkan di customer kita asal produk itu memenuhi kebutuhan customer. Jangan takut “tersegmen” dan tdak menguasai semua kontrol.
Hampir 95% perusahaan besar diawali dengan segemen pasar yang spesifik/unik kemudian berkembang (80% berkembang dengan sendirinya) menjadi besar dengan merambah ke banyak segmen

2. Selalu Sederhana
Usahakan untuk menggambarkan model bisnis dengan 10 kata atau kurang, gunakan secara bijak dan dengan istilah sehari-hari. hindari jargon bisnis yang sedang naik daun (strategis, misi penting, kelas dunia, dll) bahasa bisnis beda dengan model bisnis. contoh model bisnis eBay”Yang dibutuhkan hanyalah seperti yang tertera dan komisi” itu saja

3. Meniru Seseorang
Yakinlah usaha anda sudah dilakukan banyak orang sebelumnya, hanya anda semakin pintar dan inovatif dalam hal teknologi, pasar, dan konsumen. Cobalah untuk mengaitkan model bisnis kita dengan model bisnis yang sukses dan benar-benar kita pahami. Jangan pertaruhkan model bisnis baru yang beresiko tinggi, karena banyak pertaruhan lain didepan

Latihan sederhana:
1. Hitung biaya bulanan
2. Hitung laba kotor setiap unit produk
3. Bagi biaya bulana dengan laba kotor setiap unit produk
4. Tanyakan kepada teman yang terpercaya apakah menurut mereka anda bisa menjual sejumlah unit diatas

Next Pahami ruang lingkup kerja

  1. Milestones
    Cari tau tanda yang menunjukan perkembangan yang penting dalam perjalan bisnis, jika milestone ini tidak terpenuhi maka bisnis kita sekarat. Fokuslah pada yang penting. beberapa contoh milestones pebisnis pemula:
    – Pembuktian konsep bisnis (produk dan pasar)
    – Kesempurnaan produk
    – Prototipe produk
    – Modal jika produk laku keras
    – Peluncuran percobaaan ke pelanggan
    – Break even point
    Anda bisa tentukan sendiri Milestone anda. Buatlah jadwal untuk milestone anda, alokasikan waktu 80% untuk mengerjakan dan mencapainya
    Latihan sederhana:
    Buatlah jadwal milestone anda secara prioritas dan pampangkan di ruang tamu. Pastikan semua karayawan, tamu, siapa aja yang masuk kantor anda membacanya. perhatikan efeknya
  2. Buatlah Asumsi
    Berdasarkan milestone yang dibuat, sekarang buatlah asumsi yang berkenaan dengan bisnis. contoh beberapa asumsi
    – Matrik kerja produk/jasa
    – Ukuran pasar
    – Margin kontor
    – Tingkat konversi prospek menjadi konsumen
    – Siklus pembayaran utang-piutang
    – dll
    terus telusuri asumsi ini dan jika asumsi kita salah cepatlah bertindak
  3. Tugas
    Buatlah tugas yang dibutuhkan untuk merancang, memproduksi, menjual,mengirim, dan apa aja yang mendukung produk/jasa. contoh tugas-tugas itu adalah
    – Menyewa ruang kantor
    – mencari tenaga sales
    – menyiapkan sistem akuntansi
    – melengkapi dokumen legal
    – mempersiapkan asuransi
    – dlL

Tujuannya agar kita memahami dan mengapresiasi totalitas pencapaian perusahaan. Yang penting, aktifitas ini menghindari agar tidak tergelincir di saat-saat awal, yang sering kali merupakan saat yang penuh euforia.

Bisnis model yang ingin saya bahas adalah mengenai bisnis di investmen banking :

Dalam operasional sehari-hari umumnya suatu investment banking mempuyai 3 bagian utama yaitu Front Office, Middle Office dan Back Office. Pembagian ini bisa digambarkan secara detail sebagai berikut:

1. Front Office.
Bagian ini termasuk divisi yang membantu customer untuk memperoleh dana dari Capital Market ataupun perorangan, melakukan advise on Merger dan Akuisisi ataupun advise on company restructuring. Bagian ini sering disebut juga sebagai bagian Corporate Finance. Bagian lain di front office adalah bagian financial market yang terdiri dari Sales, Trading, Research dan Structured Finance, atau Financial Derivative lainnya.

2. Middle Office.
Adalah bagian dari suatu investment banking yang melakukan support dalam hal risk management terhadap financial2 instrument yang diperdagangkan di investment banking tersebut. Biasanya bagian ini banyak di isi oleh para PhD2 di bidang hard science yang tugasnya melakukan modeling dari suatu financial instrument sehingga bisa diperhitungkan upside ataupun down side beradasarkan estimasi dari pergerakan harga instrument tersebut di masa yang akan datang.

3. Back Office
Bagian ini terlibat dalam hal operasional yang berhubungan dengan data-checking dari suatu trading apakah sesuai dengan peraturan yang telah diberlakukan oleh perusahaan maupun peraturan dari pihak berwenang. Tentu saja sebagaimana pekerjaan back office lainnya, selalu monoton dan membosankan. Tapi justru karena itu banyak orang yang nggak suka, jadi untuk masuk di dividi ini di Investment banking di New York relatif lebih gampang di banding bagian2 lain di Front
ataupun middle office (maklum tenaga kerja di investment banking di harga2 rata2 50% – 100% lebih banyak dibanding di industri lain:). Seperti halnya perusahaan2 yang lain, back office juga termasuk teknologi support.

Sekian blog dari saya terima kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: